Sabtu, 29 Oktober 2011

HADIAH DARI SURGA

♥ DOA NUR FATHIMAH ZAHRA ♥

Bismillahirrahmanirrahiim,

Salman al-Farisi pernah bercerita; "Saat aku keluar dari rumahku, tepatnya 10 hari setelah wafatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, aku sengaja menemui Ali bin Abi Thalib.

OBRAL MURAH MISS UNIVERSE

Miss Universe


(Oleh, Nuim Hidayat*)


"Ini tubuhku. Terserah mau aku apakan, terserah aku. " (seorang feminis terkenal Jakarta)

Punya tubuh dan muka yang cantik siapa tidak bangga. Banyak gadis --dan juga bukan gadis-- yang memamerkan tubuh elok dan muka moleknya di kamera, panggung-panggung hiburan, pameran-pameran mobil dan lain-lain. Mereka bahagia karena dengan tubuh indah bisa mudah menghasilkan uang.

Senin, 24 Oktober 2011

MURUNGMU ADALAH CEMASKU

 (ilustrasi)

Ahmad dan Abu Ya'la telah mengetengahkan hadits berikut melalui Ummu Salamah, Ummul Mukminin.
Suatu hari Rasulullah masuk ke rumahnya (Ummu Salamah) dengan wajah yang murung. Ini membuat Ummu Salamah merasa khawatir, jangan-jangan beliau sakit. Ummu Salamah pun bertanya:
"Wahai Rasulullah, mengapa engkau berwajah murung?"

Senin, 17 Oktober 2011

SUBHANALLAH! SUNGGUH INDAH SUARAMU, WAHAI WANITA

Wanita... makhluk yang sangat indah, yang tercipta dari sebuah kuasa yang Maha indah.
Wanita... sesuai dengan kodratnya yang selalu lekat dengan sejuta pesona yang dapat membawa siapapun masuk dalam kefanaan yang terindah.

Rabu, 12 Oktober 2011

KEKUATANKU MENJADI UKURAN KEKUATAN PONDASI KELUARGAKU

Wahai Wanita, Kau Pondasi Rumah Tanggamu Sendiri, Maka Kuatkan Dirimu

Wahai para wanita, dalam kelemahan fisik dan halusnya perasaanmu, namun tiada terperi kekuatanmu dalam rumah tangga. Kau lah pondasi rumah tanggamu sendiri, yang jika kau lalai,

DI SAAT ISTERI MENOLAK AJAKAN ….. SUAMI

Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ telah bersabda:"Apabila seorang lelaki memanggil isterinya ke tempat tidur, kemudian si isteri tidak mendatanginya, lalu suaminya semalaman marah terhadapnya, maka para malaikat melaknatinya sampai pagi hari." (Muttafaq 'alaih).

Jumat, 07 Oktober 2011

PELAJARAN MENYENTUH DARI RASULULLAH صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ YANG LUAR BIASA

Tumbuhkan Cinta, Rangkullah Anak-anakmu!


KETIKA ada kolega saya datang dari Jepang, mereka mengajak ke restoran  susi yang sangat terkenal. Tentu dijamin cukup mahal ongkosnya. Sekali makan bisa habis 500 dollar. Restoran yang dikenal dengan nama Uzen ini terletak di kota Berkelay, dekat kota San Francisco. Tepatnya di Jalan Collage Avenue, di sebelah perpustakaan kota Berkelay. Daerah yang ramai dihuni orang kulit putih yang kaya dan berpendidikan.
Sambil ngobrol kanan kiri tentang bisnis, terkadang kita saling melemparkan isu di luar tema pekerjaan, hingga masalah anak-anak.
“Ichiban ue no kodomo ha nansai desuka? (Berapa umur anak paling tua),” demikian penulis mengajukan sebuah pertanyaan.
“Sekitar 15 tahunan,” ujarnya dalam bahasa Jepang.
“Sotoni aruitara, kare no tewo kuminagara, arukimasuka?” (Apakah pernah menggadeng tangan anak Anda, ketika sedang jalan-jalan keluar rumah?)
Mungkin ini pertanyaan kurang menarik. Namun penulis berfikir, ini sebuah pertanyaan sederhana dan masuk akal.  Setidaknya, ingin lebih tahu banyak tentang kebiasaan sehari-hari orangtua di Jepang dalam mendidik anak-anak mereka.
Sayang, jawabannya tak sesuai dengan yang penulis inginkan. Mereka justru tertawa lebar  sembari mengatakan, “Soreha muri, mata okasii dayo.” (Itu adalah hal yang tidak mungkin, mustahil).
Perilaku memeluk, menggandeng anak adalah sesuatu yang dianggap aneh baginya.
“Kami tidak mungkin memegang pundak, memeluk anak-anak kami, apalagi menggandeng tangan anak kami ketika berjalan bersama,” tambahnya.
Fenomena ini kelihatannya mirip dengan di Indonesia. Bisa jadi itu adalah fenomena yang mungkin juga terjadi di kebanyakan keluarga.
Seorang ayah tidak terbiasa memeluk anak-anaknya ketika mereka tumbuh dewasa. Sehingga memegang pundak, merangkul dan mendekapnya adalah sebuah fenomena langka. Bahkan mungkin sudah dianggap tidak wajar alias alias prilaku aneh bagi orangtua dan anak.

Antara Sentuhan dan Otak
Mari kita bicara terlebih dahulu masalah kulit manusia sebelum melihat prilaku ini apakah sesuai dengan fitrah kita atau tidak. Luas rata-rata kulit orang dewasa  adalah sekitar 1.67225 m².
Setiap cm2 luas kulit, mempunyai beribu-ribu saraf yang mempunyai fungsi sebagai sensor penerima.

Selasa, 04 Oktober 2011

YAHUDI MENGINTAI, MEMBURU, DAN MEMBUNUH WANITA (3)


Mengapa Yang Dihancurkan Yahudi Pertama Kali Adalah Wanita?(3)

Islam tidak menyukai wanita dilelahkan syarafnya dengan bekerja memeras tenaga. Wanita yang bekerja pulang ke rumah sudah dalam keadaan lelah seperti halnya si pria sendiri. Syarafnya tegang dan otot kaku. Lalu timbullah pergeseran-pergesaran tegang antara dia dengan suaminya. Kedua-duanya tidak mau mengalah. Anak-anaknya pun lalu merasa tidak punya ibu. Yang terasa oleh mereka adalah mereka punya dua ayah, yang sama-sama pria. (Muhammad Quthb)